KATA PENGANTAR
Segala puji bagi Tuhan YME yang telah menolong kami dalam menyelesaikan makalah ini dengan penuh kemudahan. Tanpa pertolongan Dia mungkin kami tidak akan sanggup menyelesaikan dengan baik.
Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas Bu Ira Phajar Lestari dan untuk memberikan pengetahuan . Makalah ini di susun oleh kami dengan berbagai rintangan. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Tuhan akhirnya makalah ini dapat terselesaikan.
Makalah ini memuat tentang “Struktur Pasar” . Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca. Walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan kekurangan. kami mohon untuk saran dan kritiknya. Terima kasih.
BAB 1
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Pasar merupakan tulang punggung perekonomian
masyarakat,baik masyarakat yang berada di kalangan kelas bawah ataupun masyarakat yang berada di kalangan kelas atas. Semua unsur yang berkaitan dengan hal ekonomi berada di pasar mulai dari unsur produksi,distribusi,ataupun unsur konsumsi.
B. PERUMUSAN MASALAH
Masalah yang akan dibahas dalam makalah ini adalah mengenai struktur pasar,yang sebelumnya akan dijelaskan pengertian dari pasar,dan membahas tentang jenis - jenis struktur pasar. Kami juga akan menghubungkan dengan keadaan yang sekarang terjadi yang berkaitan dengan struktur pasar itu sendiri. Kita mengetahui bahwa pasar membawa pengaruh yang sangat besar sekali bagi perubahan zaman ini. Seiring dengan bergulirnya waktu dan perubahan dunia pasar juga ikut berubah terbawa arus perubahan dunia yang semakin maju. Hal ini dapat kita lihat dengan perkembangan teknologi yang sudah sangat maju sekali.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Pasar
Pasar adalah suatu tempat atau proses terjadinya interaksi antara penjual dan pembeli yang didalamnya terjadi penawaran dan pembelian dengan tujuan terjadinya harga kesetimbangan antara penjual dan pembeli itu.
Jadi setiap proses yang mempertemukan antara pembeli dan penjual, maka akan membentuk harga yang disepakati antara pembeli dan penjual.Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat melihat pasar dalam bentuk fisik seperti pasar barang (barang konsumsi). Secara sederhana pasar dapat dikelompokkan menjadi:
a. Menurut segi fisiknya, pasar dapat dibedakan menjadi beberapa macam, di antaranya:
1) pasar tradisional
2) pasar raya
3) pasar abstrak
4) pasar konkrit
5) toko swalayan
6) toko serba ada
b. Sedangkan berdasarkan jenis barang yang dijual, pasar dibedakan menjadi beberapa macam di antaranya:
1) pasar ikan
2) pasar sayuran
3) pasar buah-buahan
4) pasar barang elektronik
5) pasar barang perhiasan
6) pasar bahan bangunan
7) bursa efek dan saham.
B. Pengertian Struktur Pasar
Struktur pasar adalah penggolongan produsen kepada beberapa bentuk pasar berdasarkan pada ciri-ciri seperti jenis produk yang dihasilkan, banyaknya perusahaan dalam industri, mudah tidaknya keluar atau masuk ke dalam industri dan peranan iklan dalam kegiatan industri.
C. Jenis-jenis Struktur Pasar
1. Pasar Persaingan Sempurna
Jenis pasar persaingan sempurna terjadi ketika jumlah produsen sangat banyak sekali dengan memproduksi produk yang sejenis dan mirip dengan jumlah konsumen yang banyak. Contoh produknya adalah seperti beras, gandum, batubara, kentang, dan lain-lain.
Sifat-sifat pasar persaingan sempurna :
- Jumlah penjual dan pembeli banyak
- Barang yang dijual sejenis, serupa dan mirip satu sama lain
- Penjual bersifat pengambil harga (price taker)
- Harga ditentukan mekanisme pasar permintaan dan penawaran (demand and supply)
- Posisi tawar konsumen kuat
- Sulit memperoleh keuntungan di atas rata-rata
- Sensitif terhadap perubahan harga
- Mudah untuk masuk dan keluar dari pasar
2. Karakteristik Pasar Persaingan Sempurna
Beberapa karakteristik agar sebuah pasar dapat dikatakan persaingan sempurna:
a.Semua perusahaan memproduksi barang yang homogen (homogeneous product)
b.Produsen dan konsumen memiliki pengetahuan / informasi sempurna (perfect knowledge)
c.Output sebuah perusahaan relative kecil dibanding output pasar (small relatively output)
d.Perusahaan menerima harga yang ditentukan pasar (price taker)
e.Semua perusahaan bebas masuk dan keluar pasar (free entry and exit)
Ciri-ciri pokok dari pasar persaingan sempurna adalah:
a. Jumlah perusahaan dalam pasar sangat banyak.
b. Produk/barang yang diperdagangkan serba sama (homogen).
c. Konsumen memahami sepenuhnya keadaan pasar.
d. Tidak ada hambatan untuk keluar/masuk bagi setiap penjual.
e. Pemerintah tidak campur tangan dalam proses pembentukan harga.
f. Penjual atau produsen hanya berperan sebagai price taker(pengambil harga).
Kekuatan dan Kelemahan Pasar Persaingan Sempurna
a. Kekuatan
1. Harga jual barang dan jasa adalah yang termurah
2. Jumlah output paling banyak sehingga rasio output per penduduk maksima(kemakmuran maksimal).
3. Masyarakat merasa nyaman dalam mengkonsumsi (produk yang homogen) dan
tidak takut ditipu dalam kualitas dan harga.
b. Kelemahan
1. Kelemahan Dalam Hal Konsumsi
2. Kelemahan Dalam Pengembangan Teknologi
3. Konflik Efisiensi – Keadilan
Jenis-jenis pasar persaingan tidak sempurna
3.1. Pasar Monopoli
Pasar monopoli adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dan penawaran di mana hanya ada satu penjual/produsen yang berhadapan dengan banyak pembeli atau konsumen.
Ciri-ciri dari pasar monopoli adalah:
1) hanya ada satu produsen yang menguasai penawaran;
2) tidak ada barang substitusi/pengganti yang mirip (close substitute);
3) produsen memiliki kekuatan menentukan harga; dan
4) tidak ada pengusaha lain yang bisa memasuki pasar tersebut karena ada hambatan berupa keunggulan perusahaan.
Ada beberapa penyebab terjadinya pasar monopoli, di antara penyebabnya adalah sebagai berikut:
1) Ditetapkannya Undang-undang (Monopoli Undang-undang). Atas pertimbangan pemerintah, maka pemerintah dapat memberikan hak pada suatu perusahaan seperti PT. Pos dan Giro, PT. PLN.
2) Hasil pembinaan mutu dan spesifikasi yang tidak dimiliki oleh perusahaan lain, sehingga lama kelamaan timbul kepercayaan masyarakat untuk selalu menggunakan produk tersebut.
3) Hasil cipta atau karya seseorang yang diberikan kepada suatu perusahaan untuk diproduksi, yang kita kenal dengan istilah hak paten atau hak cipta.
4) Sumber daya alam. Perbedaan sumber daya alam menyebabkan suatu produk hanya dikuasai oleh satu daerah tertentu seperti timah dari pulau Bangka.
5) Modal yang besar, berarti mendukung suatu perusahaan untuk lebih mengembangkan dan penguasaan terhadap suatu bidang usaha.
Contoh pasar monopoli
Perusahaan Listrik Negera PT. PLN persero. Perusahaan ini adalah satu-satunya perusahaan yang menyuplai kebutuhan listrik di indonesia. Selain itu ada PJKA yang memonopoli jasa kereta api di negeri kita ini.
3.2. Pasar Oligopoli
Pasar oligopoli adalah suatu bentuk interaksi permintaan dan penawaran, di mana terdapat beberapa penjual/produsen yang menguasai seluruh permintaan pasar.
Ciri-ciri dari pasar oligopoli adalah:
1) Terdapat beberapa penjual/produsen yang menguasai pasar.
2) Barang yang diperjual-belikan dapat homogen dan dapat pula berbeda corak (differentiated product), seperti air minuman aqua.
3) Terdapat hambatan masuk yang cukup kuat bagi perusahaan di luar pasar untuk masuk ke dalam pasar.
4) Satu di antaranya para oligopolis merupakan price leader yaitu penjual yang memiliki/pangsa pasar yang terbesar. Penjual ini memiliki kekuatan yang besar untuk menetapkan harga dan para penjual lainnya harus mengikuti harga tersebut. Contoh dari produk oligopoli: semen, air mineral.
Jenis-jenis pasar Oligopoli
Berdasarkan produk yang diperdagangkan, pasar oligopoli dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu :
1. Pasar oligopoli murni (pure oligopoly)
Ini merupakan praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan merupakan barang yang bersifat identik, misalnya praktek oligopoli pada produk air mineral dalam kemasan atau semen.
2. Pasar oligopoli dengan pembedaan (differentiated oligopoly)
Pasar ini merupakan suatu bentuk praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan dapat dibedakan, misalnya pasar sepeda motor di Indonesia yang dikuasai oleh beberapa merek terkenal seperti Honda, Yamaha dan Suzuki
Produk-produk air mineral dalam kemasan merupakan salah satu contoh bentuk praktek pasar oligopoli murni, sebab produk yang ditawarkan merupakan barang yang bersifat identik.
3.3. Pasar Duopoli
Duopoli adalah suatu pasar di mana penawaran suatu jenis barang dikuasai oleh dua perusahaan.
Contoh: Penawaran minyak pelumas dikuasai oleh Pertamina dan Caltex.
3.4. Pasar Monopolistik
Pasar Monopolistik adalah salah satu bentuk pasar di mana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang serupa tetapi memiliki perbedaan dalam beberapa aspek. Penjual pada pasar monopolistik tidak terbatas, namun setiap produk yang dihasilkan pasti memiliki karakter tersendiri yang membedakannya dengan produk lainnya.
Contohnya adalah : shampoo, pasta gigi, dll. Meskipun fungsi semua shampoo sama yakni untuk membersihkan rambut, tetapi setiap produk yang dihasilkan produsen yang berbeda memiliki ciri khusus, misalnya perbedaan aroma, perbedaan warna, kemasan, dan lain-lain.
Ciri-ciri dari pasar monopolistik adalah:
1. Terdapat banyak produsen atau penjual. Meskipun demikian, pasar ini tidak memiliki produsen atau penjual sebanyak pasar persaingan sempurna dan tidak ada satu pun produsen yang mempunyai skala produksi yang lebih besar dari produsen lainnya.
2. Adanya Diferensiasi Produk. Pasar ini menawarkan produk yang cenderung sama, namun memiliki perbedaan-perbedaan khusus dengan produk lainnya, misalnya dari cara pengemasan, pelayanan yang diberikan dan cara pembayaran.
3. Produsen Dapat mempengaruhi harga. Berbeda dengan Pasar Persaingan Sempurna, dimana harga terbentuk berdasarkan mekanisme pasar, maka pasar monopolistik dapat mempengaruhi harga meskipun tidak sebesar pasar oligopoli dan monopoli.
4. Produsen dapat keluar masuk pasar. Hal ini dipengaruhi oleh laba ekonomis, saat produsen hanya sedikit di pasar maka laba ekonomisnya cukup tinggi. Ketika produsen semakin banyak dan laba ekonomis semakin kecil, maka pasar menjadi tidak menarik dan produsen dapat meninggalkan pasar.
5. Promosi penjualan harus aktif. Pada pasar ini harga bukan merupakan pendongkrak jumlah konsumen, melainkan kemampuan perusahaan menciptakan citra baik dimata konsumen, sehingga dapat menimbulkan fanatisme terhadap produk. Karenanya, iklan dan promosi memiliki peran penting dalam merebut dan mempertahankan konsumen.
Pasar Monopolistik memiliki kebaikan sebagai berikut :
1. Banyaknya produsen di pasar memberikan keuntungan bagi konsumen untuk dapat memilih produk yang terbaik baginya.
2. Kebebasan keluar masuk bagi produsen, mendorong produsen untuk selalu melakukan inovasi dalam menghasilkan produknya.
3. Diferensiasi produk mendorong konsumen untuk selektif dalam menentukan produk yang akan dibelinya, dan dapat membuat konsumen loyal terhadap produk yang dipilihnya.
4. Pasar ini relatif mudah dijumpai oleh konsumen, karena sebagian besar kebutuhan sehari-hari tersedia dalam pasar monopolistik.
Kelemahan Pasar Monopolistik sebagai berikut :
1. Pasar monopolistik memiliki tingkat persaingan yang tinggi, baik dari segi harga, kualitas maupun pelayanan. Sehingga produsen yang tidak memiliki modal dan pengalaman yang cukup akan cepat keluar dari pasar.
2. Dibutuhkan modal yang cukup besar untuk masuk ke dalam pasar monopolistik, karena pemain pasar di dalamnya memiliki skala ekonomis yang cukup tinggi.
3. Pasar ini mendorong produsen untuk selalu berinovasi, sehingga akan meningkatkan biaya produksi yang akan berimbas pada harga produk yang harus dibayar oleh konsumen
3.5. Pasar Monopsoni
Bentuk pasar ini merupakan bentuk pasar yang dilihat dari segi permintaan atau pembelinya. Dalam hal ini pembeli memiliki kekuatan dalam menentukan harga. Dalam pengertian ini, pasar monopsoni adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dan penawaran di mana permintaannya atau pembeli hanya satu perusahaan.
Contoh yang ada di Indonesia seperti PT. Kereta Api Indonesia yang merupakan satu-satunya pembeli alat-alat kereta api.
D. Studi kasus
Rencana kenaikan harga BBM pada 1 April mendatang terus mendatangkan ketakutan bagi rakyat Indonesia. Belum usai demo dan protes yang terus bergulir atas rencana tersebut, isu-isu atas kenaikan berbagai harga terus bermuculan. Selama rencana kenaikan BBM ini terus bergulir maka selama itu pula rakyat Indonesia akan menghadapi berbagai kejutan ekonomi akibat dampak yang tidak dapat dielakkan lagi. Efek dari rencana kenaikan harga BBM ini menyebar ke seluruh sektor kehidupan dan berdampak sistemik. Kenaikan harga BBM tersebut juga mempengaruhi struktur pasar terutama terhadap harga barang yang di perjual belikan, serta sektor ekonomi mikro yang kebanyakan adalah rakyat kecil yang akan paling merasakan dampak kenaikan ini. Jika transportasi utama para petani, produsen, dan pedagang ini naik, maka opsi yang akan mereka lakukan adalah menekan biaya produksi atau menaikkan harga jual barang dagangan mereka. Namun, jika dengan menekan biaya produksi rasanya hampir sulit, bahkan tidak mungkin dilakukan. Mengingat kondisi ekonomi petani, produsen rumahan, dan pedagang kecil yang jauh dari ketercukupan. Dengan Menekan biaya produksi artinya menekan pula jumlah komoditi yang akan mereka jual. Dengan demikian, hal tersebut juga akan mengurangi penerimaan mereka. Akhirnya, opsi menaikkan harga jual tidak lagi dapat ditolak. Secara prioritas dampak kenaikan BBM sangat mempengaruhi semua struktur pasar yang ada.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Pasar adalah adalah suatu tempat atau proses terjadinya interaksi antara penjual dan pembeli yang didalamnya terjadi penawaran dan pembelian dengan tujuan terjadinya harga kesetimbangan antara penjual dan pembeli itu. Struktur pasar itu sendiri di bagi menjadi dua yaitu pasar persaingan sempurna dan pasar persaingan tidak sempurna.
Pasar persaingan sempurna adalah merupakan pasar yang memiliki produsen yang banyak dan memiliki barang dagangan yang hampir sama atau identik serta tidak dapat menentukan harga dan promosi tidak penting. Sedangkan pasar persaingan tidak sempurna adalah pasar yang juga memiliki banyak produsen tetapi barang dagangannya berbeda karena memiliki karakter sendiri serta dapat menentukan harga dan promosi sangat penting untuk menunjang keberhasilan pemasaran.
Refrensi :
>> wikipedia.com
>> Richard G. Lipsey, dkk., Pengantar Ekonomi Jilid 2 Edisi delapan, Jakarta: Erlangga, 1987.
>> www.google.com
>> koran kompas
>> http://diwika.blogspot.com/2011/03/makalah-struktur-pasar.html
>> oc.its.ac.id/ambilfile.php?idp=1677
>> www.tribunnews.com
Selasa, 27 Maret 2012
BBM NAIK LAGI
Awal bulan April nanti pemerintah akan menaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi yang tadinya seharga Rp 4.500 menjadi Rp 6.000 per liternya. Kenaikan ini di sebabkan karena selain harga minyak dunia yang terus merangkak naik seiring dengan semakin berkurangnya minyak mentah di dunia ini dan juga untuk menyelamatkan perekonomian di negera kita. Mungkin jumlah biaya subsidi selama ini sudah tidak relevan dengan harga minyak dunia sekarang dan sebenarnya subsidi itu tidak di cabut hanya di kurangi. Bisa kita lihat di negara tetangga harga BBM di Singapura sudah mencapai 15.000 jika di kurs kan ke rupiah. Kalo terus digunakan untuk subsidi bisa jadi perekonomian di negara ini akan terancam.
Seakan semuanya adalah salah SBY. ?
Ya begitulah mungkin risiko menjadi pemimpin negara kita, bahwa semuanya masalah yang terjadi yang menjadi kambing hitam adalah presidenya yang sekarang di jabat oleh Bapak SBY ‘sapaan akrap kita’.
Tetapi apakah demikian yang sebenarnya terjadi?
Apakah kita sebagai Rakyat sudah mengarti permasalahan yang terjadi?
Atau hanya ikut-ikutan saja demo karena ada upahnya?
Apakah ini adalah permainan politik partai oposisi dari SBY?
Hemmmmm.......... jika setiap hari yang di tampilkan di televisi seperti itu malah akan menambah kesan bahwa negeri ini sebenarnya sedang bobrok oleh negara lain. Karena pasti mereka juga mengamati apa yang sedang terjadi di dalam negara kita, dan informasi itu bisa digunakan mereka sebagai strategi selanjutnya untuk menjajah negeri ini.
Wah saya jadi teringat kata-kata nenek saya, meskipun beliau tidak intelektual seperti kawan-kawan kita yang ber-orasi menuntut harga tidak boleh dinaikan, tetapi beliau menyikapi semua ini dengan arif dan bijak serta sempat mengeluarkan pendapat yang berlawanan dengan apa yang sedang terjadi di seluruh penjuru negeri ini. Kurang lebih seperti ini “ kalau yang menaikan harga bensin itu orang, Insya Allah masih kebeli. Tapi jika bensin di dunia ini di hentikan Allah dan tidak keluar lagi, mau apa lagi kita?” subhanallah ungkapan dari seorang yang jarang kita dengar di masa ahir zaman seperti ini. Yang saya pelajari dari pendapat tersebut bahwa rezaki itu sudah ada yang mengatur. Walaupun BBM akan naik sampai berapapun jika itu rezaki kita pasti bisa membelinya. “Gitu aja kok repot....... ikhlasin aja hehehe.....“ tambah beliau sambil tertawa
Indonesia sebenarnya mewarisi ini semua dari nenek moyang kita yaitu keiklasan. Dimana kita ber abad-abad di jajah tetap bertahan dan ihklas. Dan seharusnya kita semua sebagai generasi penerus se yogyanya meneruskan warisan yang sangat berharga dan tak ternilai tersebut. Bahkan jika seluruh aparatur negara menerapkan itu semua saya sangat yakin negara seperti amerika pun akan kalah dengan kita Indonesia.
Mungkin kondisi seperti ini tidak akan lama hanya hitungan bulan saja lalu semua akan berjalan normal seperti semula. Karna saya yaki bahwa bangsa kita adalah bangsa yang kuat dan tahan dengan berbagai ujian yang datang selama ini.
Seakan semuanya adalah salah SBY. ?
Ya begitulah mungkin risiko menjadi pemimpin negara kita, bahwa semuanya masalah yang terjadi yang menjadi kambing hitam adalah presidenya yang sekarang di jabat oleh Bapak SBY ‘sapaan akrap kita’.
Tetapi apakah demikian yang sebenarnya terjadi?
Apakah kita sebagai Rakyat sudah mengarti permasalahan yang terjadi?
Atau hanya ikut-ikutan saja demo karena ada upahnya?
Apakah ini adalah permainan politik partai oposisi dari SBY?
Hemmmmm.......... jika setiap hari yang di tampilkan di televisi seperti itu malah akan menambah kesan bahwa negeri ini sebenarnya sedang bobrok oleh negara lain. Karena pasti mereka juga mengamati apa yang sedang terjadi di dalam negara kita, dan informasi itu bisa digunakan mereka sebagai strategi selanjutnya untuk menjajah negeri ini.
Wah saya jadi teringat kata-kata nenek saya, meskipun beliau tidak intelektual seperti kawan-kawan kita yang ber-orasi menuntut harga tidak boleh dinaikan, tetapi beliau menyikapi semua ini dengan arif dan bijak serta sempat mengeluarkan pendapat yang berlawanan dengan apa yang sedang terjadi di seluruh penjuru negeri ini. Kurang lebih seperti ini “ kalau yang menaikan harga bensin itu orang, Insya Allah masih kebeli. Tapi jika bensin di dunia ini di hentikan Allah dan tidak keluar lagi, mau apa lagi kita?” subhanallah ungkapan dari seorang yang jarang kita dengar di masa ahir zaman seperti ini. Yang saya pelajari dari pendapat tersebut bahwa rezaki itu sudah ada yang mengatur. Walaupun BBM akan naik sampai berapapun jika itu rezaki kita pasti bisa membelinya. “Gitu aja kok repot....... ikhlasin aja hehehe.....“ tambah beliau sambil tertawa
Indonesia sebenarnya mewarisi ini semua dari nenek moyang kita yaitu keiklasan. Dimana kita ber abad-abad di jajah tetap bertahan dan ihklas. Dan seharusnya kita semua sebagai generasi penerus se yogyanya meneruskan warisan yang sangat berharga dan tak ternilai tersebut. Bahkan jika seluruh aparatur negara menerapkan itu semua saya sangat yakin negara seperti amerika pun akan kalah dengan kita Indonesia.
Mungkin kondisi seperti ini tidak akan lama hanya hitungan bulan saja lalu semua akan berjalan normal seperti semula. Karna saya yaki bahwa bangsa kita adalah bangsa yang kuat dan tahan dengan berbagai ujian yang datang selama ini.
Rabu, 14 Maret 2012
Mata kuliah Paket lengkap
Hari ini Kamis 15 Maret 2012 di kelas kami mendapat mata kuliah tentang Teknik Organisasi umum. Mata kuliah yang kami dapat merupakan materi soft skill yang mana pasti berbeda dengan yang lain. karena dari matakuliah soft skill dimaksudkan agar mahasiswa dapat merubah sikap agar para mahasiswa mempunyai sikap yang baik. Ya bisa di bilang matakuliah ini sebagai pelengkap keterampilan kita. karena jika nanti dalam dunia kerja kita tidak didukung dengan soft skill yang bagus kita akan sulit beradaptasi dengan lingkungan kerja.
Dosen kami bernama Bu Ira, beliau berbeda dengan dosen mata kuliah soft skill kami yang sebellumnya. Bu Ira sangat menekankan disiplin dan saya rasa kelas soft skill ini yang paling menarik dari yang sudah kami terima. Selama perkuliahan berjalan dengan baik dan lancar, karena bu ira berhasil mencuri perhatian kita dengan gaya mengajarnya. Denagan demikian kuilah kami serasa singkat dan tidak terasa yang mana jika belajar soft skil itu membuat mengantuk jadi tidak terasa membosankan.
Semoga saja dengan adanya kelas dengan Bu Ira kelas kami 2KA-35 semakin bisa kompak dan siap menjadi generasi penerus bangsa yang memiliki kemampuan yang baik terutama memiliki soft skill yang baik.
Dosen kami bernama Bu Ira, beliau berbeda dengan dosen mata kuliah soft skill kami yang sebellumnya. Bu Ira sangat menekankan disiplin dan saya rasa kelas soft skill ini yang paling menarik dari yang sudah kami terima. Selama perkuliahan berjalan dengan baik dan lancar, karena bu ira berhasil mencuri perhatian kita dengan gaya mengajarnya. Denagan demikian kuilah kami serasa singkat dan tidak terasa yang mana jika belajar soft skil itu membuat mengantuk jadi tidak terasa membosankan.
Semoga saja dengan adanya kelas dengan Bu Ira kelas kami 2KA-35 semakin bisa kompak dan siap menjadi generasi penerus bangsa yang memiliki kemampuan yang baik terutama memiliki soft skill yang baik.
Jumat, 28 Oktober 2011
TUGAS TOU1_MOTIVASI
TUGAS TOU1_MOTIVASI
TEORI MOTIVASI HERZBERG (1966)
Menurut Herzberg (1966), ada dua jenis faktor yang mendorong seseorang untuk berusaha mencapai kepuasan dan menjauhkan diri dari ketidakpuasan. Dua faktor itu disebutnya faktorhigiene (faktor ekstrinsik) dan faktor motivator (faktor intrinsik). Faktor higiene memotivasi seseorang untuk keluar dari ketidakpuasan, termasuk didalamnya adalah hubungan antar manusia, imbalan, kondisi lingkungan, dan sebagainya (faktor ekstrinsik), sedangkan faktor motivator memotivasi seseorang untuk berusaha mencapai kepuasan, yang termasuk didalamnya adalah achievement, pengakuan, kemajuan tingkat kehidupan, dsb (faktor intrinsik).
A. Faktor Higiene (faktor ekstrinsik)
Faktor higiene merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi seseorang yang berasal dari luar atau lingkungan. Adapun yang termasuk didalamnya sebagai berikut.
1. Hubungan Antar Manusia
Tidak terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari Human Relation (Hubungan
Antar Manusia) terhadap etos kerja. Etos kerja merupakan penggambaran suatu sikap yang mengandung makna sebagai aspek evaluatif yang dimiliki oleh individu ( kelompok )
dalam memberikan penilaian terhadap kerja. Human Relation membentuk sikap, dimana
hal ini perlu dimiliki setiap individu (kelompok) di dalam lingkungan kerja agar tercipta
suatu pandangan hidup yang mempunyai satu tujuan.
2. Imbalan
Imbalan yang diterima merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja seseorang. Imbalan ini di tujukan untuk menumbuhkan semangat pekerja. Seseorang akan mendapat imbalan tambahan karena prestasi dan kerjakerasnya atau dapat juga di sebut penghargaan atau bonus.
3. Kondisi lingkungan
Lingkungan kerja dalam suatu perusahaan sangat penting untuk diperhatikan manajemen.Meskipun lingkungan kerja tidak melaksnakan proses produksi dalam suatu perusahaan, namunlingkungan kerja mempunyai pengaruh langsung terhadap para karyawan yang melaksanakanproses produksi tersebut. Lingkungan kerja yang memusatkan bagi karyawannya dapatmeningkatkan kinerja. Sebaliknya lingkungan kerja yang tidak memadai akan dapat menurunkankinerja. Sebaliknya lingkungan kerja yang tidak memadai akan dapat menurunkan kinerja danakhirnya menurunkan motivasi kerja karyawan.Suatu kondisi lingkungan kerja dikatakan baik atau sesuai apabila manusia dapatmelaksnakan kegiatan secara optimal, sehat, aman dan nyaman. Kesesuaian lingkungan kerjadapat dilihat akibatnya dalam jangka waktu yang lama. Lebih jauh lagi lingkungan-lingkungankerja yang kurang baik dapat menuntut tenaga kerja dan waktu yang lebih banyak dan tidak mendukung diperolehnya rencangan sistem kerja yang efisien.Menurut Alex S. Nitisemito (2000) mendefinisikan Lingkungan kerja adalah segalasesuatu yang ada disekitar para pekerja yang dapat mempengaruhi dirinya dalam menjalankantugas-tugas yang diembankan. teori tersebut tak berbeda jauh dengan Sedarmayati (2001) yangmendefinisikan Lingkungan kerja adalah keseluruhan alat perkakas dan bahan yang dihadapi,lingkungan sekitarnya di mana seseorang bekerja, metode kerjanya, serta pengaturan kerjanya baik sebagai perseorangan maupun sebagai kelompok.lingkungan kerja merupakan segala sesuatu yang ada di sekitar karyawan pada saat bekerja, baik yang berbentuk fisik ataupun non fisik, langsung atau tidak langsung, yang dapatmempengaruhi dirinya dan pekerjaanya saat bekerja
B. faktor motivator (faktor intrinsik)
Faktor motivator merupakan pendorong untuk memotifasi kerja untuk mencapai kepuasan. Yang termasuk dalam faktor ini adalah sebagai berikut.
1. Achievement (prestasi)
Jika seseorang berprestasi maka ia berhak akan penghargaan atas prestasi yang telah dibuatnya. Dengan pemberian penghargaan maka orang lain pun akan berkompetensi untuk membuat prestasi dan mendapatkan penghargaan.
2. Pengakuan
Pengakuan menjadi sangat penting bagi pekerja. Dengan adanya pegakuat dari perusaan atau dimanapun orang bekerja maka ia akan merasa nyaman untuk bekerja.
3. Kemajuan Tingkat Kehidupan
Jika seseorang bekerja di suatu perusahaan sehingga ada mengalami kemajuan tingkat kehidupan, karena kepuasan telah diperoleh maka dengan sendirinya motivasi akan bekerja akan semakin besar.
supiani.staff.gunadarma.ac.id
eprints.undip.ac.id/.../SKRIPSI_FULL-WIDDI.pdf
www.scribd.com/doc/53542726/Pengaruh-Motivasi-Kesejahteraan-Hidup-Dan-Lingkungan- Kerja-Perusahaan-Terhadap-Kinerja-Karyawan
TEORI MOTIVASI HERZBERG (1966)
Menurut Herzberg (1966), ada dua jenis faktor yang mendorong seseorang untuk berusaha mencapai kepuasan dan menjauhkan diri dari ketidakpuasan. Dua faktor itu disebutnya faktorhigiene (faktor ekstrinsik) dan faktor motivator (faktor intrinsik). Faktor higiene memotivasi seseorang untuk keluar dari ketidakpuasan, termasuk didalamnya adalah hubungan antar manusia, imbalan, kondisi lingkungan, dan sebagainya (faktor ekstrinsik), sedangkan faktor motivator memotivasi seseorang untuk berusaha mencapai kepuasan, yang termasuk didalamnya adalah achievement, pengakuan, kemajuan tingkat kehidupan, dsb (faktor intrinsik).
A. Faktor Higiene (faktor ekstrinsik)
Faktor higiene merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi seseorang yang berasal dari luar atau lingkungan. Adapun yang termasuk didalamnya sebagai berikut.
1. Hubungan Antar Manusia
Tidak terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari Human Relation (Hubungan
Antar Manusia) terhadap etos kerja. Etos kerja merupakan penggambaran suatu sikap yang mengandung makna sebagai aspek evaluatif yang dimiliki oleh individu ( kelompok )
dalam memberikan penilaian terhadap kerja. Human Relation membentuk sikap, dimana
hal ini perlu dimiliki setiap individu (kelompok) di dalam lingkungan kerja agar tercipta
suatu pandangan hidup yang mempunyai satu tujuan.
2. Imbalan
Imbalan yang diterima merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja seseorang. Imbalan ini di tujukan untuk menumbuhkan semangat pekerja. Seseorang akan mendapat imbalan tambahan karena prestasi dan kerjakerasnya atau dapat juga di sebut penghargaan atau bonus.
3. Kondisi lingkungan
Lingkungan kerja dalam suatu perusahaan sangat penting untuk diperhatikan manajemen.Meskipun lingkungan kerja tidak melaksnakan proses produksi dalam suatu perusahaan, namunlingkungan kerja mempunyai pengaruh langsung terhadap para karyawan yang melaksanakanproses produksi tersebut. Lingkungan kerja yang memusatkan bagi karyawannya dapatmeningkatkan kinerja. Sebaliknya lingkungan kerja yang tidak memadai akan dapat menurunkankinerja. Sebaliknya lingkungan kerja yang tidak memadai akan dapat menurunkan kinerja danakhirnya menurunkan motivasi kerja karyawan.Suatu kondisi lingkungan kerja dikatakan baik atau sesuai apabila manusia dapatmelaksnakan kegiatan secara optimal, sehat, aman dan nyaman. Kesesuaian lingkungan kerjadapat dilihat akibatnya dalam jangka waktu yang lama. Lebih jauh lagi lingkungan-lingkungankerja yang kurang baik dapat menuntut tenaga kerja dan waktu yang lebih banyak dan tidak mendukung diperolehnya rencangan sistem kerja yang efisien.Menurut Alex S. Nitisemito (2000) mendefinisikan Lingkungan kerja adalah segalasesuatu yang ada disekitar para pekerja yang dapat mempengaruhi dirinya dalam menjalankantugas-tugas yang diembankan. teori tersebut tak berbeda jauh dengan Sedarmayati (2001) yangmendefinisikan Lingkungan kerja adalah keseluruhan alat perkakas dan bahan yang dihadapi,lingkungan sekitarnya di mana seseorang bekerja, metode kerjanya, serta pengaturan kerjanya baik sebagai perseorangan maupun sebagai kelompok.lingkungan kerja merupakan segala sesuatu yang ada di sekitar karyawan pada saat bekerja, baik yang berbentuk fisik ataupun non fisik, langsung atau tidak langsung, yang dapatmempengaruhi dirinya dan pekerjaanya saat bekerja
B. faktor motivator (faktor intrinsik)
Faktor motivator merupakan pendorong untuk memotifasi kerja untuk mencapai kepuasan. Yang termasuk dalam faktor ini adalah sebagai berikut.
1. Achievement (prestasi)
Jika seseorang berprestasi maka ia berhak akan penghargaan atas prestasi yang telah dibuatnya. Dengan pemberian penghargaan maka orang lain pun akan berkompetensi untuk membuat prestasi dan mendapatkan penghargaan.
2. Pengakuan
Pengakuan menjadi sangat penting bagi pekerja. Dengan adanya pegakuat dari perusaan atau dimanapun orang bekerja maka ia akan merasa nyaman untuk bekerja.
3. Kemajuan Tingkat Kehidupan
Jika seseorang bekerja di suatu perusahaan sehingga ada mengalami kemajuan tingkat kehidupan, karena kepuasan telah diperoleh maka dengan sendirinya motivasi akan bekerja akan semakin besar.
supiani.staff.gunadarma.ac.id
eprints.undip.ac.id/.../SKRIPSI_FULL-WIDDI.pdf
www.scribd.com/doc/53542726/Pengaruh-Motivasi-Kesejahteraan-Hidup-Dan-Lingkungan- Kerja-Perusahaan-Terhadap-Kinerja-Karyawan
Rabu, 11 Mei 2011
Menguatkan Otot Syukur
Bersyukur adalah cara kita semua menikmati karunia yang telah di titipkan kepada kita sebagai hambanya. Pada dasarnya semua yang kita miliki ini adalah nikmat yang dititipkan oleh tuhan kita semua kepada setiap hambanya. Mata yang bisa melihat keindahan alam, hidung yang bisa mendengarkan suara nan merdu, kesehatan badan, dan masih banyak nikmat yang tidak mungkin dapat disebutkan karena memang tak terhitung nikmat yang kita dapat.
Seringkali kita sebagai manusia tidak sadar akan nikmat yang kita dapat. Banyak dari kita yang sering mengeluh ketika terjadi sesuatu yang kita rasa tidak sesuai dengan yang kita harapkan, atau mungkin jika terjadi sedikit permasalahan yang sebenarya sangat mudah untuk kita atasi. Bagai mana kalau sebaiknya kita berfikir dengan hati yang ikhlas menerima semua itu dan tidak menjadikan beban untuk kita yang mana beban tersebut semakin lama semakin berat karena permasalahan yang kita hadapi pasti bertambah.
Saya sering bertanya kepada diri sendiri tentang kondisi mental negara yang kita cintai ini. Belakangan ini di media sangat sering menyiarkan hal-hal yang tidak menunjukan bahwa negara kita adalah negara yang ramah, sopan, berbudi luhur dan semua itu semakin menjatuhkan mertabat negara kita. Banyak sekali para pemimpin kita yang tidak menjalankan kekuasaanya untuk rakyat, padahal uang yang mereka makan adalah uang rakyat yang dahulu pada saat kampanye mereka mengemis suara dari rakyat untuk satu kursi. Tidak hanya dari pemimpin marilah kita tengok ke bawah, apakah kita semua sudah menjalankan kewajiban kita sebagai warga negara dan kewajiban kita sebagai hamba-Nya?
Di kalangan remaja kini seakan sudah bukan lagi mencerminkan bahwa kita adalah bangsa timur. Ayo kita berfikir untuk diri sendiri saja. Siapakah aku, dari apa dan dimana aku diciptakan serta apa yang bisa aku lakukan untuk diriku sendiri, orang tuaku, keluargaku, teman-temanku, negaraku, serta agamaku. Karena seseorang itu yang paling baik adalah yang berguna bagi orang lain. serta kita seharusnya bangga karena kita dapat membari yang kita punya atau melakukan hal yang kita mampu untuk orang lain. ada peribahasa tangan di atas lebih baik dari pada tangan di bawah, bukankah seperti itu lebih indah to......!.
Mari kita tengok jauh ke belakang. Berbagai Kerajaan, Boedi Oetomo, serta muali dari sabang sampai merauke bertempur mengorbankan hidup mereka semua. mereka tidak memperdulikan apa yang akan terjadi pada diri mereka yang ada dalam HATI mereka adalah memperjuankan tanah air ini untuk generasi berikutnya yaitu kita semua.Dan kita semua sudah mewarisi peninggalan dari nenek moyang kita itu yaitu berupa kemerdekaan. wah hebatya mereka semua, dan sebenarnya kita juga mewarisi semangat itu, kita juga mewarisi keihklasan itu dalan darah daging kita semua.
Selanjutnya hanya bagaimana kita mnsyukuri semua ini kawan. jika pada waktu itu kita mau salat berjamaah di masjid saja harus sembunyi-sembunyi maka sekarang mari kita borbondong-bondong ke masjid karena sudah tidak ada lagi penjajah yang mengintai kita :). jika dahulu harta para nenek moyang kita di sita sebagau upeti maka sekarang mari kita gunakan harta kekayaan yang kita miliki untuk hal yang bermanfaat, jangan sampai harta yang kita miliki tersebut diambil oleh yang memberi karena kita tidak bersyukur dan tidak kita pergunakan untuk hal yang bermanfaat. bayangkan saja kalau lebih dari 200 juta penduduk negeri ini menggunakan semua hal secara efisien, sudah bisa di pastikan negara ini tidak perlu lagi menyisihkan APBN yang sangat besar hanya untuk subsidi saja. Kalau seperti ini terus lalu sampai kapan negera kita menjadi negara yang maju. Bukan kah kita semua sebenarnya menginginkan negeri ini maju seperti Singapura, Jepang jan negera maju lainya.
Seringkali kita sebagai manusia tidak sadar akan nikmat yang kita dapat. Banyak dari kita yang sering mengeluh ketika terjadi sesuatu yang kita rasa tidak sesuai dengan yang kita harapkan, atau mungkin jika terjadi sedikit permasalahan yang sebenarya sangat mudah untuk kita atasi. Bagai mana kalau sebaiknya kita berfikir dengan hati yang ikhlas menerima semua itu dan tidak menjadikan beban untuk kita yang mana beban tersebut semakin lama semakin berat karena permasalahan yang kita hadapi pasti bertambah.
Saya sering bertanya kepada diri sendiri tentang kondisi mental negara yang kita cintai ini. Belakangan ini di media sangat sering menyiarkan hal-hal yang tidak menunjukan bahwa negara kita adalah negara yang ramah, sopan, berbudi luhur dan semua itu semakin menjatuhkan mertabat negara kita. Banyak sekali para pemimpin kita yang tidak menjalankan kekuasaanya untuk rakyat, padahal uang yang mereka makan adalah uang rakyat yang dahulu pada saat kampanye mereka mengemis suara dari rakyat untuk satu kursi. Tidak hanya dari pemimpin marilah kita tengok ke bawah, apakah kita semua sudah menjalankan kewajiban kita sebagai warga negara dan kewajiban kita sebagai hamba-Nya?
Di kalangan remaja kini seakan sudah bukan lagi mencerminkan bahwa kita adalah bangsa timur. Ayo kita berfikir untuk diri sendiri saja. Siapakah aku, dari apa dan dimana aku diciptakan serta apa yang bisa aku lakukan untuk diriku sendiri, orang tuaku, keluargaku, teman-temanku, negaraku, serta agamaku. Karena seseorang itu yang paling baik adalah yang berguna bagi orang lain. serta kita seharusnya bangga karena kita dapat membari yang kita punya atau melakukan hal yang kita mampu untuk orang lain. ada peribahasa tangan di atas lebih baik dari pada tangan di bawah, bukankah seperti itu lebih indah to......!.
Mari kita tengok jauh ke belakang. Berbagai Kerajaan, Boedi Oetomo, serta muali dari sabang sampai merauke bertempur mengorbankan hidup mereka semua. mereka tidak memperdulikan apa yang akan terjadi pada diri mereka yang ada dalam HATI mereka adalah memperjuankan tanah air ini untuk generasi berikutnya yaitu kita semua.Dan kita semua sudah mewarisi peninggalan dari nenek moyang kita itu yaitu berupa kemerdekaan. wah hebatya mereka semua, dan sebenarnya kita juga mewarisi semangat itu, kita juga mewarisi keihklasan itu dalan darah daging kita semua.
Selanjutnya hanya bagaimana kita mnsyukuri semua ini kawan. jika pada waktu itu kita mau salat berjamaah di masjid saja harus sembunyi-sembunyi maka sekarang mari kita borbondong-bondong ke masjid karena sudah tidak ada lagi penjajah yang mengintai kita :). jika dahulu harta para nenek moyang kita di sita sebagau upeti maka sekarang mari kita gunakan harta kekayaan yang kita miliki untuk hal yang bermanfaat, jangan sampai harta yang kita miliki tersebut diambil oleh yang memberi karena kita tidak bersyukur dan tidak kita pergunakan untuk hal yang bermanfaat. bayangkan saja kalau lebih dari 200 juta penduduk negeri ini menggunakan semua hal secara efisien, sudah bisa di pastikan negara ini tidak perlu lagi menyisihkan APBN yang sangat besar hanya untuk subsidi saja. Kalau seperti ini terus lalu sampai kapan negera kita menjadi negara yang maju. Bukan kah kita semua sebenarnya menginginkan negeri ini maju seperti Singapura, Jepang jan negera maju lainya.
Senin, 11 April 2011
resume kelompok 2
Materi : Perilaku Konsumen
Konsumen cenderung memilih brand image.Contoh : dalam perindustrian iklan di dalam negri, perusahaan promosi lebih gemar menggunakan model iklan yang terkenal oleh masyarakat luas,karena harapan perusahaan bahwa masyarakat akan membeli produk yang dipakai oleh model tersebut.
Elastisitas sangat penting dalam sebuah perusahaan. dengan adanya elastisitas para top manajer akan menentukan strategi apa yang akan digunakan untuk masa depan perusahaan.
Produsen melihat dalam masyarakat apa yang sebenarnya masyarakat inginkan sehingga kebutuhan-kebutuhan masyarakat itu akan menjadi peluang bagi para produsen untuk membuat produk.
Konsumen cenderung memilih brand image.Contoh : dalam perindustrian iklan di dalam negri, perusahaan promosi lebih gemar menggunakan model iklan yang terkenal oleh masyarakat luas,karena harapan perusahaan bahwa masyarakat akan membeli produk yang dipakai oleh model tersebut.
Elastisitas sangat penting dalam sebuah perusahaan. dengan adanya elastisitas para top manajer akan menentukan strategi apa yang akan digunakan untuk masa depan perusahaan.
Produsen melihat dalam masyarakat apa yang sebenarnya masyarakat inginkan sehingga kebutuhan-kebutuhan masyarakat itu akan menjadi peluang bagi para produsen untuk membuat produk.
resume kelompok 1
Materi Resume : Penentuan Harga,Permintaan,serta Penawarn
Secara Umum dalam hukum permintaan apabila suatu harga naik maka quantity barang akan menurun,dan sebaliknya apabila suatu harga turun maka quantity barang akan naik,dan secara umum pula hukum penawaran berbunyi apabila suatu harga naik maka quantity barang yang ditawar akan naik juga,kemudian sebaliknya apabila harga turun maka quantity barang akan turun juga.
Berikut adalah faktor-faktor yang mempengaruhi hukum permintaan secara umum,mulai dari harga barang itu sendiri,harga barang pesaing,harga barang subsitutif,pendapatan,selera atau tingkah laku konsumen,dll.
Untuk Fungsi Permintaan dan penawaran dapat ditemui beberapa fungsi,pada permintaan dan penawaran dapat ditemukan beberapa fungsi dan ada fungsi yang sama ialah sbb :Qd=a-bPd dengan Q ialah quantity dan P ialah price/harga sedangkan a,b ialah konstanta,untuk cara pengerjaannya ialah dengan metode eliminasi kemudian subsitusi nilai a dan b sehingga menghasilkan fungsi baru yang disebut dengan fungsi permintaan / penawaran,
Secara Umum dalam hukum permintaan apabila suatu harga naik maka quantity barang akan menurun,dan sebaliknya apabila suatu harga turun maka quantity barang akan naik,dan secara umum pula hukum penawaran berbunyi apabila suatu harga naik maka quantity barang yang ditawar akan naik juga,kemudian sebaliknya apabila harga turun maka quantity barang akan turun juga.
Berikut adalah faktor-faktor yang mempengaruhi hukum permintaan secara umum,mulai dari harga barang itu sendiri,harga barang pesaing,harga barang subsitutif,pendapatan,selera atau tingkah laku konsumen,dll.
Untuk Fungsi Permintaan dan penawaran dapat ditemui beberapa fungsi,pada permintaan dan penawaran dapat ditemukan beberapa fungsi dan ada fungsi yang sama ialah sbb :Qd=a-bPd dengan Q ialah quantity dan P ialah price/harga sedangkan a,b ialah konstanta,untuk cara pengerjaannya ialah dengan metode eliminasi kemudian subsitusi nilai a dan b sehingga menghasilkan fungsi baru yang disebut dengan fungsi permintaan / penawaran,
Langganan:
Postingan (Atom)